home

Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

Lengan Robotik Bantu Orang Lumpuh Bergerak dengan Kendali Pikiran

Layaknya ini bukan sebuah tipuan atau adegan dalam film, tapi ini memang benar-benar ada. Dengan sebuah alat yang membaca gelombang pikiran, seorang wanita lumpuh mampu menggerakkan lengan robotik hanya dengan berpikir saja. Ditunjukkan pada sebuah video, dengan bantuan alat tersebut wanita ini memerintahkan lengan robotik untuk memberinya minuman cokelat dan membantunya memindahkan barang sehari-hari di mana lengan robot ini dikontrol lewat pikiran!
Bagi Jan Scheuermann, wanita 53 tahun asal Pittsburgh ini, lengan robot ini sudah seperti lengannya sendiri. Dia didiagnosa mengalami gangguan otak degeneratif sejak 13 tahun yang lalu sehingga organ tubuh leher dan ke bawahnya lumpuh total.
“Ini sangat keren,” ujar Scheuermann selama konferensi pers. “Aku memindahkan barang-barang. Aku tidak dapat bergerak selama sekitar 10 tahun belakangan…Ini bukan masalah berpikir ke arah mana tapi cukup berpikir ‘Saya ingin melakukannya’.”
Dia menunjukkan lengan robotik itu memberinya makan keju dan cokelat panas, serta memindahkan serangkaian objek benda dalam sebuah tes yang dirancang untuk memulihkan korban stroke, dan dia juga mampu melakukannya secepat orang yang sehat pada umumnya.
Para ahli menyebutnya sebagai langkah maju yang luar biasa dimana lengan robotik ini mampu dikendalikan langsung oleh otak. Sistem lainnya telah memungkinan pasien lumpuh untuk mengetik atau menulis sebuah surat dengan car a melalui kendali pikiran. Pengembang dan ilmuan memprediksi teknologi ini pada akhirnya dapat digunakan untuk memotong kerusakan saraf dan membangkitkan kembali otot yang lumpuh.
Sementara itu, dikabarkan pula bahwa sistem serupa juga dikembangkan oleh para peneliti AS yang mana sedang berupaya agar robot ‘exoskeletons’ ini dapat membantu orang lumpuh agar bisa berjalan.
“Ini memberikan harapan baru,” kata Michael Boninger, salah seorang yang bekerja pada penelitian tersebut, “Pada hari pertama kami membantunya menggerakkan lengan robotik, ada senyum sukacita yang luar biasa saat itu. Dia bisa berpikir untuk menggerakkan tangannya dan akhirnya terjadi.”
Sebuah teknologi menarik yang nantinya akan memberikan harapan jangka panjang untuk orang-orang yang mengalami kelumpuhan, semoga saja nantinya teknologi ini bisa menyebar hingga ke Indonesia.

Rapyuta Ciptakan Database Online yang Secara Khusus Didesain untuk Robot

Situs internet seperti Wikipedia memang memberikan pengetahuan yang sangat besar bagi pengguna internet. Dan, kini, robot pun memiliki situs serupa yang dikembangkan oleh sekelompok peneliti bernama Rapyuta.
Melalui situs tersebut, sebuah robot pun bisa memperoleh bantuan komputasi untuk sebuah perintah yang tidak diketahuinya. Dengan begitu, sebuah robot pun bisa diciptakan dengan spesifikasi yang tidak terlalu mahal namun masih bisa memiliki kemampuan yang bagus.
Sebagai contoh, dengan menggunakan situs Rapyuta ini, sebuah robot pun akan bisa melakukan kegiatan seperti pembantu rumah tangga dengan bantuannya. Tak ketinggalan tentunya adalah kemampuan untuk mengerti kemampuan untuk menerjemahkan perintah bahasa.
Saat ini, perkembangan teknologi robot memang tengah tinggi-tingginya. Banyak peneliti yang berusaha untuk menciptakan robot yang mampu menggantikan tugas keseharian manusia. Dan, dengan tambahan teknologi dari Rapyuta ini, para peneliti tersebut kemungkinan akan bisa membuat robot pembantu rumah tangga yang bisa dijual dengan harga murah.

Activelink Beraliansi Dengan Mitsui Corp Demi Kembangkan Robot Pembantu Exoskeleton

Terkait pengembangan kemampuan industri bisnis robot exoskeleton yang dirintisnya, Activelink selaku anak perusahaan Panasonic dikabarkan baru-baru ini telah bersepakat dengan Mitsui Corp untuk menjalin aliansi bisnis dan permodalan.
Activelink sendiri didirikan sebagai anak perusahaan dari Panasonic pada bulan Juli tahun 2003 silam dan telah diplot khusus untuk mengurusi pengembangan robot pembantu exoskeleton, dan salah satunya adalah robot yang dikendalikan oleh manusia bernama “POWERLOADER” yang baru-baru ini telah dikembangkannya. Adapun target penerapan dan pemasaran robot jenis ini, diantaranya meliputi sektor penyelamatan, arsitektur, manufaktur dan pertanian.
Dengan terjalinnya aliansi ini, kedua perusahaan tersebut berharap untuk dapat meningkatkan pengakuan dan memperluas bisnis robot Exoskeleton tersebut. Rasio investasi sendiri adalah 79,6% untuk Panasonic, 19,65% untuk Mitsui dan 0,8% untuk masing-masing individu.

Amerika Ciptakan Sebuah Robot Ubur-ubur untuk Kegiatan Militer

Para Insinyur dari Virginia Tech College of Engineering baru saja menciptakan sebuah robot yang menarik. Robot tersebut merupakan sebuah robot autonomus yang berbentuk seekor ubur-ubur.
Proyek ini pun merupakan sebuah riset yang didanai oleh US Navy dan telah berjalan selama 6 tahun. Nantinya, robot ini pun dapat digunakan sebagai sarana untuk mengamati kondisi di lautan. Robot ini pun memiliki bentuk yang mirip dengan ubur-ubur dan bahkan gerakannya pun mirip.
Penelitian mengenai robot ini pun sudah berjalan cukup lama. Versi pertama robot yang disebut Robojelly ini diperkenalkan pertama kali pada tahun lalu. Selanjutnya, mereka memperkenalkan versi kedua yang disebut Cryo. Robot Cryo ini pun memiliki selimut waterproof yang menghubungkan delapan lengan yang bisa digerakkan.
Para peneliti tersebut pun masih akan terus melanjutkan pengembangan robot ini. Baik dari desain ataupun kemampuannya. Saat ini, robot ubur-ubur ini mampu bertahan selama empat jam. Dengan waktu masih 3 tahun lagi, pengembangan robot ini pun masih sangat memungkinkan.